Mencari Kebijakan Dari Setiap Cerita

Bahkan cerita tersingkat memiliki makna

Subscribe
Add to Technorati Favourites
Add to del.icio.us
27 Juli 2009

Hasil Pemilu: Mencoba Bersahabat dengan Perbedaan

Ditulis Oleh: Psy = pesai

yinyang
Filosofi Perduto:
Dengan segala kelebihan dan kekurangannya (kok kayaknya banyak kurangnya) KPU akhirnya menyelesaikan penghitungan manual dan menyatakan pasangan SBY dan Boediono sebagai pemenangnya. Tapi kerja KPU yang sejak awal berantakan dan ditambah dengan komentar elite politik yang bernada profokatif, menyebabkan hasil pemilu kali ini banyak menimbulkan pro dan kontra.

Di belahan dunia lain beberapa negara juga mengalami kisruh politik terkait pemilu. Iran salah satunya, hasil pemilu yang kembali dimenangkan oleh Ahmadinejad menuai banyak protes, bahkan demontrasi besar-besaran yang terjadi sampai memakan korban jiwa. Contoh lain Sri Lanka. Keberhasilan Presiden Mahinda Rajapaksa memberantas Macan Tamil, membuat presiden terlalu merasa percaya diri sehingga terlontar wacana agar pemilu tahun depan tidak perlu diselenggarakan karena pemenangnya sudah jelas. Wacana ini tentu saja menimbulkan protes dari kaum oposisi, sehingga memanaskan situasi politik disana.

19 Juli 2009

Karena Plato aku bukan lagi GOLPUT

Ditulis Oleh: Psy = pesai



Filosofi Psycho:
Sejak saya lahir sebagai warga Indonesia hanya sekali saya ikut ambil bagian dalam pesta demokrasi di negara ini. Itupun karena seorang teman saya  mencalonkan diri sebagai anggota dewan. Setelah itu saya selalu berada dalam grup netral, tak punya pendirian atau juga bisa disebut GOLPUT. Alasan saya memilih Golput karena merasa tak ada pemimpin yang bisa dipercaya. Menurut saya para calon hanyalah memikirkan uang dan kekuasaan. Mereka hanya melayani rakyat saat kampanye, setelah itu mereka menghilang tanpa jejak.

Demokrasi adalah buah pikir dari filsuf Yunani macam Socrates dan Plato. Dengan cepat demokrasi menjadi populer mengalahkan sistem lain seperti monarki, aligarki dan lain sebagainya. Lalu apa hubungan saya berhenti golput dengan Plato?